Sebanyak 5,500 Koin Perak Zaman Romawi Ditemukan Terkubur di Tepi Sungai Augsbur, Jerman
Jakarta - Lebih dari 5.500 koin perak zaman Kekaisaran Romawi ditemukan terkubur di tepi sungai di Augsburg, Jerman. Para arkeolog memperkirakan koin perak ini sudah berusia sekitar 1.800 tahun.
"Koin-koin ini adalah denarii, denominasi perak standar selama awal abad
ke-3 Masehi,"kata Stefan Krmnicek, seorang profesor numismatik kuno
(studi tentang koin) di Universitas Tübingen, Jerman, kepada Live
Scientific research, Jumat (19/11/2021).
Para arkeolog menemukan timbunan koin ini pada awal tahun di dasar
sungai tua. Meskipun koin-koin itu berserakan di lubang yang baru
digali, kemungkinan di tempat itu bukan penyimpanan atau penimbunan
koin.
"Tempat penyimpanan (koin) mungkin hanyut terbawa banjir Sungai Wertach
berabad-abad lalu. Kemudian koinnya berhamburan di dasar sungai,"kata
Krmnicek.
Krmnicek menuturkan, setelah membersihkan koin dan meneliti jenis
logamnya diperkirakan berasal dari awal abad ke-3 Masehi. Lokasi
penemuan diperkirakan di luar bekas kota Romawi, Augusta Vindelicum,
dekat Via Claudia Augusta (jalan Romawi). Pada saat itu, Augusta
Vindelicum adalah Ibu Kota Provinsi Romawi Raetia.
Pada saat itu, Kekaisaran Romawi sedang berjalan baik, dengan koinnya
menjangkau seluruh pelosok wilayahnya. Mengapa timbunan koin itu
terkubur di dasar sungai adalah misteri yang masih terus coba dipecahkan
oleh para peneliti. "Kami belum tahu mengapa ditimbunan di sana,"kata
Krmnicek.
Seorang kandidat doktor di Universitas Tübingen, Leo Brey sedang mencoba
memecahkan teka-teki ini dalam penelitiannya. Timbunan itu digali oleh
Sebastian Gairhos, direktur Layanan Arkeologi Kota Augsburg. Tidak ada
artefak selain koin yang ditemukan dengan timbunan itu.
Komentar
Posting Komentar