Mengetahui Tulang Kering Dan Fungsinya
Jakarta - Tulang kering atau tibia adalah tulang panjang utama di kaki bagian bawah. Rata-rata panjang tulang kering adalah sekitar 36 cm. Tulang kering termasuk tulang anggota gerak bagian bawah. Selain tulang kering, tulang anggota gerak bagian bawah ini mencakup tulang tempurung lutut, tulang betis, tulang pergelangan kaki, tulang telapak kaki, dan tulang jari kaki.
Pada individu yang sehat, patah tulang kering adalah cedera paling umum yang mempengaruhi tulang ini. Selengkapnya, dilansir dari Verywell Wellness, berikut adalah anatomi, fungsi, dan gangguan pada tulang kering
Anatomi tulang kering
Tulang kering menanggung sebagian besar berat di antara lutut dan
pergelangan kaki. Side (sisi luar) tulang kering adalah fibula, yakni
tulang panjang yang lebih kecil yang memberikan stabilitas dan membantu
rotasi pergelangan kaki. Tulang panjang seperti tulang kering mengandung sumsum tulang di dalam rongga sepanjang tulang.
Ujung tulang kering memiliki tulang spons yang disebut demikian karena
mempunyai kantong sirkulasi dan sumsum yang tampak seperti spons. Bagian
atas tulang kering membentuk bagian dari lutut yang menjadi tepat
tulang paha bersandar dan bersama-sama membentuk engsel lutut.
Ini
berisi dua kondilus, yakni tonjolan bulat yang membantu tulang kering
masuk ke bagian bawah tulang paha. Kondilus lateral berada di atas
kepala fibula, sedangkan kondilus median berada di area yang berlawanan.
Fungsi tulang kering
Semua tulang panjang, termasuk tulang kering, adalah bagian tungkai yang
membantu menahan beban dan gerakan. Sumsum tulang yang ditemukan
sepanjang tulang panjang sebagian besarnya adalah sumsum tulang merah
yang membantu produksi sel darah merah. Seiring bertambahnya usia,
sumsum tulang merah diganti dengan sumsum tulang kuning yang sebagian
besar terdiri dari lemak.
Selain menahan beban dan gerakan, fungsi lain tulang kering adalah memberikan stabilitas untuk kaki bagian bawah. Ini memberikan daya ungkit bagi kaki untuk mendorong tubuh melalui gerakan dan memfasilitasi gerak, seperti berjalan, berlari, memanjat, menendang, dan lain-lain.
Komentar
Posting Komentar