Beberapa Saran dari Kominfo Soal Tag Massal Link Porno di Facebook
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah meminta penjelasan kepada Facebook terkait maraknya tag massal web link video clip porno yang diterima oleh penggunanya di Indonesia. Facebook word play here mengungkap perkembangan hasil investigasi inner yang telah dilakukan.
Sebelumnya, Juru Bicara Facebook mengatakan kepada kumparan, pihaknya telah melakukan investigasi terhadap masalah yang diterima oleh pengguna di Indonesia soal tag massal link porno. Namun, sejauh ini bukti didapat menunjukkan bahwa kejadian ini tidak ditargetkan kepada individu-individu tertentu.
Sementara dari hasil investigasi yang diterima oleh Kominfo juga tidak jauh berbeda. Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, menjelaskan hasil investigasi Facebook menunjukkan ada upaya phishing yang dilakukan oleh oknum tertentu, dengan pengguna diarahkan untuk mengakses connect yang di-tag ke mereka.
"Hasil investigasi Facebook menunjukkan bahwa mass-tagging terjadi secara acak dan tidak ditargetkan ke individu tertentu, serta merupakan upaya phishing di mana pengguna diarahkan untuk mengakses tautan (link) yang di-tag ke mereka," jelasnya dalam keterangan yang diterima kumparan, Senin (26/4).
Dedy melanjutkan, saat ini Facebook telah menghapus halaman-halaman yang terlibat dalam upaya phishing ini dan melakukan blokir terhadap web link yang mencurigakan, agar tidak dapat di-posting di atas platform mereka.
Agar terhindar dari upaya phishing, Kominfo mengimbau masyarakat untuk tidak mengakses link atau pesan yang mencurigakan dan menjaga keamanan akun dengan memastikan kembali pengaturan keamanan dan privasi di semua akun media sosial, aplikasi percakapan dan e-mail mereka.
Pengguna Facebook bisa mengikuti langkah preventif di bawah ini untuk mencegah maraknya tag massal link video porno dan mengamankan akun agar tidak mudah diretas oleh pihak lain.
Sebelumnya, Juru Bicara Facebook mengatakan kepada kumparan, pihaknya telah melakukan investigasi terhadap masalah yang diterima oleh pengguna di Indonesia soal tag massal link porno. Namun, sejauh ini bukti didapat menunjukkan bahwa kejadian ini tidak ditargetkan kepada individu-individu tertentu.
Sementara dari hasil investigasi yang diterima oleh Kominfo juga tidak jauh berbeda. Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, menjelaskan hasil investigasi Facebook menunjukkan ada upaya phishing yang dilakukan oleh oknum tertentu, dengan pengguna diarahkan untuk mengakses connect yang di-tag ke mereka.
"Hasil investigasi Facebook menunjukkan bahwa mass-tagging terjadi secara acak dan tidak ditargetkan ke individu tertentu, serta merupakan upaya phishing di mana pengguna diarahkan untuk mengakses tautan (link) yang di-tag ke mereka," jelasnya dalam keterangan yang diterima kumparan, Senin (26/4).
Dedy melanjutkan, saat ini Facebook telah menghapus halaman-halaman yang terlibat dalam upaya phishing ini dan melakukan blokir terhadap web link yang mencurigakan, agar tidak dapat di-posting di atas platform mereka.
Agar terhindar dari upaya phishing, Kominfo mengimbau masyarakat untuk tidak mengakses link atau pesan yang mencurigakan dan menjaga keamanan akun dengan memastikan kembali pengaturan keamanan dan privasi di semua akun media sosial, aplikasi percakapan dan e-mail mereka.
Cara cegah dan lapor saat ditandai web link video clip porno di Facebook
Pengguna Facebook bisa mengikuti langkah preventif di bawah ini untuk mencegah maraknya tag massal link video porno dan mengamankan akun agar tidak mudah diretas oleh pihak lain.
Bagi yang sudah terkena tag link video porno di Facebook
- Klik icon "Even more" atau tanda titik tiga di notifikasi yang berisi web link video porno
- Lalu pilih "Only get notifications regarding tags from close friends".
- Bagi yang belum terkena tag web link video clip porno.
- Buka aplikasi Facebook.
- Klik gambar tiga garis di bagian atas. Lalu, klik "Settings & Personal privacy".
- Tekan "Setups," lalu masuk ke bagian "Account and Tagging."
- Di bagian "Who can see what other article on your account" dan pilih "Just me."
- Lanjut ke bagian Tagging, di "That can see posts you're identified in on your account?" diset "Only me."
- Kemudian, ke bagian Reviewing, di "Evaluation tags people include in your posts before the tags show up on Facebook?" diset "off.".
- Di bawahnya pada bagian "Testimonial message you're tagged in before the blog post shows up on your account?" diset "off.".
- Pindah ke bagian "Alerts Setups," dan pilih "Labels" atau tandai, lalu established "Pals" untuk tidak sembarang orang bisa tag akun Facebook kita.
Komentar
Posting Komentar